MovieGo News
Puputan Badung 1906 Dijadwalkan Tayang Perdana di Denpasar pada 20 September
Dinas Kebudayaan Kota Denpasar menghadirkan film dokudrama berjudul Puputan Badung 1906: Mati Tan Tumut Pejah untuk memperingati 120 tahun Puputan Badung. Film berdurasi 50 menit itu mengangkat perjuangan rakyat Badung menghadapi kolonial Belanda melalui rekonstruksi sejarah.
Pemutaran perdana dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, pukul 19.00 Wita di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar. Lokasi tersebut dipilih karena berkaitan dengan jejak historis Puputan Badung 1906.
Film ini disutradarai I Gusti Made Aryadi dan digarap secara kolosal dengan melibatkan ratusan pemain. Produser I Gusti Ngurah Murthana alias Rahman mengatakan proses produksi, dari riset hingga pengambilan gambar, berlangsung sekitar enam bulan.
Cerita film disusun berdasarkan penelusuran sumber sejarah tertulis dan lisan. Tim produksi melakukan wawancara dengan sejumlah penglingsir Puri Agung Denpasar, Puri Agung Pemecutan, Puri Agung Kesiman, ahli sejarah, serta tokoh seni.
Produksi film melibatkan kru untuk kamera, tata cahaya, tata suara, dan tata rias, serta menggunakan properti kuda dan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung visual. Musik ilustrasi dikerjakan komposer asal Denpasar, Ary Palawara, sementara film tersebut disiapkan sebagai arsip digital tentang sejarah Puputan Badung.